MA’RIFATUL MA’AD (MENGENAL HARI AKHIR)


BAB I

PENDAHULUAN

            Pada zaman sekarang ini manusia tidak lagi mempedulikan apa yang dilarang Allah dalam al-Quran, akan tetapi banyak melakukan apa yang dilarang tersebut serta mereka hanya mengikuti perkembangan dunia yang dipengaruhi oleh globalisasi.

            Hari kiamat adalah permulaan hancurnya alam ini, kemudian dibangkitkan semua manusia dari kuburnya untuk dikumpulkan di padang mahsyar, dan di sana mereka menunggu ketentuan tempat masing-masing sorga atau neraka.

            Dalam makalah ini, pemakalah akan membahas tentang Ma’rifatul Ma’ad. Yang mana di sana banyak terdapat pengetahuan apa saja yang terjadi pada hari akhir tersebut, dan pembagian hari akhir tersebut.

            Semoga dengan adanya makalah ini, baik yang membaca maupun yang mendengarnya bisa menjadi pelajaran yang berharga, serta bisa merubah sifatnya dari yang jelek menjadi yang lebih baik, amiin.

BAB  II

PEMBAHASAN

MA’RIFATUL MA’AD (MENGENAL HARI AKHIR)

 

  1. A.      PENGERTIAN

Ma’rifatul Ma’ad merupakan bagian dari ruang lingkup yang membahas hari kemudian, tanda-tanda hari kemudian, nama-nama harinya dan hikmah beriman kepada hari kemudian tersebut.

B.     Ma’rifatul Ma’ad

Hari kiamat adalah permulaan hancurnya alam ini, kemudian dibangkitkan semua manusia dari kuburnya untuk dikumpulkan di padang mahsyar, dan di sana mereka menunggu ketentuan tempat masing-masing sorga atau neraka.[1]

Yang dimaksud dengan hari kiamat (hari akhir) ialah hari kehancuran alam semesta. Segala yang ada di dunia ini akan musnah dan semua makhluk hidup akan mati. Selanjutnya alam berganti dengan yang baru disebut dengan alam akhirat.

 Hal-hal yang berhubungan dengan hari kiamat ini antara lain adalah al-ba’ts (kebangkitan dari kubur), hisab (perhitungan amal baik dan buruk manusia yang dilakukan selama ia berada di dunia), al-shirath (jalan yang terbentang di atas punggung neraka), surga, dan neraka.[2]

Beriman kepada hari akhir adalah dipercayai dengan sepenuhya bahwa setelah alam dan segala isinya dihancurkn oleh allah SWT, dan semua makhluk akan mati, kemudian dibangkitkan dari alam kuburnya  untuk diperhitungkan segala amal kebaikan dan kejahatan seseorang.

Hari akhirat merupakan hari pengadilan Tuhan di sanalah umat manusia merasakan kelezatan dari hasil usaha beramal shaleh dan menderita kepahitan akibat perbuatan jahatnya. Hari akhirat adalah hari yang dasyat dan penuh huru-hara.

Beriman kepada hari kiamat makudnya setiap mukmin wajib percaya (iman) dengan sebenar benarnya bahwa hari kiamat akan tiba.[3]

  1. C.      TANDA-TANDA HARI KIAMAT

Tanda-tanda hari kiamat terbagi menjadi dua yaitu tanda-tanda kiamat  kecil (sugra) dan tanda-tanda kiamat besar (kubra)

Tanda-tanda kiamat kecil (sugra)

  1. Ilmu agama diangkat maksudnya  ilmu agama tidak diperhatikan lagi sebab dianggap tidak penting.
  2. Kebodohan mewabah di mana-mana dengan nyata.
  3. Perzinahan merajalela.
  4. Semua jenis minuman keras dijual secara bebas dan para konsumennya tidak lagi merasa berdosa
  5. Jumlah laki-laki lebih sedikit dibanding perempuan
  6. Dibangkitkannya para dajal dan pendusta.
  7. Banyaknya terjadi gempa bumi
  8. Pembunuhan merajalela.

Tanda-tanda kiamat besar (kubra)

  1. munculnya binatang aneh.
  2. Keluarga iman mahdi.
  3. Munculnya al-Masih dajjal (pengembala yang banyak dustanya) dajjal ini akan berusaha agar manusia berpaling dari agama yang benar .
  4. Turunya Nabi a.s seperti telah kami kemukakan dimuka, Nabi Ia akan memimpin kaum mukmin membunuh dajjal.
  5. Keluarnya bangsa ya’juj dan ma’juj hidup di zaman Raja Zulkarnain). Mereka yang gemar brbuat kerusakan dan membuat keributan mengakibatkan  morat-marit  pemerntahan pada waktu itu.
  6. Mengepulnya asap hingga memenuhi jagad raya ini, dan asap itu  singgah di bumi selama empat  puluh hari.
  7. Rusaknya ka’bah, yang marusakkan adalah seorang laki-laki dari habsyi  (Etiopia)
  8. Raibnya al-Quran dan mushaf
  9. Seluruh manusia di dunia  menjadi kafir[4]
  1. D.    NAMA-NAMA HARI AKHIR

Adapun nama-nama hari akhir sebegai berikut:

  1. Yaumul akhir

Adalah hari yang terakhir dimana ditetapkan padanya nasib seluruh makhluk, maka ada yang kesurga dan ke neraka.

 Q.S Al-Baqarah: 8

 Artinya: Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian[22],” pada hal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.

  1. Yaumul Qiyamah

Adalah hari ketika seluruh umat manusia berdiri menghadap Allah SWT.

Q.S Al-Baqarah: 82

Artinya: “Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu penghuni surga; mereka kekal di dalamnya.”

  1. Yaumul hasroh (hari penyesalan)

Adalah di hari itu  mereka menyesali kelalaiannya dalam melaksanakanhak Allah dan hak diri mereka maupun hak orang lain.

Q.S Maryam:39

Artinya: Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu)  ketika segala perkara Telah diputus. dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak beriman.

 

  1. Yaumul ba’ats (hari berbangkit)

Allah membangkitkan seluruh manusia, untuk di mintai pertanggung jawaban tentang amal perbuatannya selama mereka hidup di dunia.

Q.S ar-rum:56

Artinya: “Dan Berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan (kepada orang-orang yang kafir): “Sesungguhnya kamu Telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; Maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini(nya).”

 

  1. yaumul hisab(perhitungan)

Adalah hari dimana segala amal perbuatan manusia diperhitungkan.

Q.S As-Shaad : 16

Artinya: Dan mereka berkata: “Ya Tuhan kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab”.

  1. yaumul din(hari pembalasan)

Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya.

Q.S al-Fathihah : 4

Artinya:“ Yang menguasai di hari Pembalasan”

  1. yaumul haq (hari pasti terjadi)

Karena dia pasti terjadi dengan sebenarnya dan pada hari itu segala persoalan akan diselesaikan dan dipertanggung jawabkan dengan sebenarnya.

Q.S Al-haqqah : 1-3

Artinya:

  1. 1.  Hari kiamat[1501],
  2. 2.  Apakah hari kiamat itu?
  3. 3.  Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?

 

[1501]  Al Haaqaah menurut bahasa berarti yang pasti terjadi. hari kiamat dinamai Al Haaqqah Karena dia pasti terjadi.

 

  1. Yaumul jami’i (hari berkumpul)

Dimana seluruh manusia yang terdahulu dan yang terakhir akan berkumpul, yang siapa pun tidak dapat menghidar.

Q.S Asy-Syuraa: 7

Artinya: Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah        banyaknya kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-      tumbuhan yang baik?

  1. Yaumul khulud (hari kekekalan)

Q.S Qaaf: 34

Artinya: Masukilah syurga itu dengan aman, Itulah hari kekekalan.

  1. Yaumul fasli (hari keputusan)

Q.S Ad-Dukhan : 40

Artinya: Sesungguhnya hari Keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,

  1. Yaumul fathi( hari kemenngan)

Hari dimana orang-orang mukmin memperoleh keberuntungan yang nyata, jelas dan juga Allh memberikan pertolongan kepada orang-orang yang beriman.

Q.S As-Sajadah : 29

Artinya:    Katakanlah: “Pada hari kemenangan[1196] itu tidak berguna bagi orang-orang kafir, iman mereka dan tidak pula mereka

  1. Yaumul kabir (hari yang besar)

Karena lama waktunya, luar ukurannya dan peristiwa-peristiwa yang terkandung paanya, akan tetapi pengumpulan, perhitungan amal, siksanya adalah besar dan pahalanya pun besar.

Q.S Huud : 3

وأن استغفروا ربّكم ثمّ توبوا إليه يمتعكم متاعا حسنا إلى أجلٍ مّسمّى  ويؤت كلّ ذي فضل فضله, وإن تولّوا فإنى أجاف عليكم عذاب يوم كبير

Artinya:   Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu dan bertaubat kepada-Nya. (jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang Telah ditentukan dan dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya. jika kamu berpaling, Maka Sesungguhnya Aku takut kamu akan ditimpa siksa hari kiamat.

 

  1. Yaumul atsir (hari yang sulit)

Bagi orang-orang kafir, dihari itu tiada kebajikan bagi mereka, tiada rahmat, tiada kasih dan iba terhadap merka, mak bagi mereka hari itu adalah hari yang sia-sia.

Q.S Al-Mudatsir : 9

فدلك يومئد يوم عسير

Artinya:  Maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit[5],

 

 

D.  HIKMAH BERIMAN KEPADA HARI AKHIR

Adapun hikmah beriman kepada hari akhir adalah:

  1. Menyadarkan manusia bahwa hari akhir sebagai kehidupan yang hakiki bagi manusia.
  2. Menyadarkan manusia bahwa kehidupan di hari akhir merupakan tujuan setiap manusia yang hidup di dunia.
  3. Menjadikan manusia bersikap hati-hati dalam hidup di dunia sehingga akan selalu taat kepada petunjuk-petunjuk agama dan membatasi diri terhadap keenangan hidup di dunia.
  4. Mendorong manusiah untuk sebanyak mungkin berbuat baik dan meninggalkan perbuatan manusia.
  5. Berusaha menjadi manusia yang baik selama hidup yaitu bebakti kepada Allah SWT, kepada kedua orang tua dan berbuat baik terhadap sesama manusia.[6]
  6. Dapat menambah keyakinan kita terhadap kekuasaan Allah.
  7. Menambah motivasi seseorang untuk lebih giat dalam meningkatkan amal sholeh dan meninggalkan perbuatan maksiat dan tetap bertindak sesuai dengan ajaran Allah dan mencari keridhoan-Nya[7]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

  1. A.    KESIMPULAN

Jadi dapat di simpulkan bahwa, hari kiamat adalah permulaan hancurnya alam ini, kemudian dibangkitkan semua manusia dari kuburnya untuk dikumpulkan di padang mahsyar, dan di sana mereka menunggu ketentuan tempat masing-masing sorga atau neraka.

  1. B.     KRITIK DAN SARAN

Pemakalah menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan dalam pembuatan makalah ini, untuk itu pemakalah mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan pembuatan makalah untuk yang akan datang.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Muhammad, Tauhid ilmu kalam. Bandung: CV Pustaka Setia, 1998

Arifin, Mahroji, Aqidah Akhlak, Jaten: CV Pratama.

A. Malik, Ridwan. Tauhid ilmu Kalam, Batusangkar: STAIN Press.

 


[1] Ridwan Amalik.tauhid ilmu kalam.(Batusangkar: STAIN Press), h.60

[3] Muhammad Ahmad. tauhid ilmu kalam. (Bandung:1998), h. 103

[4] Muhammad Ahmad. Tauhid ilmu kalam.(Bandung.1998:Pustaka Setia), h.104-106

[5] Mohroji Arifin.Aqidah Akhlak.(Jaten:CV Pratama), h.4-5

[6] Mahroji Arifin.Aqidah Akhlak.(Jaten:CV Pratama)h.15

[7] Ridwan A.Malik. Tauhid ilmu kalam(Batusangkar:STAIN Press), h.59

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s